| Analisa Fundamental
Bagi anda yang baru mengenal bisnis forex maka "analisa
fundamental" adalah merupakan suatu yang aneh.
Anda mungkin tidak begitu paham mengenai apa itu analisa
fundamental dan kenapa dia diperlukan dalam bisnis forex
ini. Jika diperlukan, seberapa jauh instrumen fundamental
harus digunakan dalam bertrading? Apa ukurannya?
Baiklah bagi rekan-rekan pemula, saya akan mencoba
membahas sedikit mengenai istilah "Analisa Fundamental"
dengan maksud anda dapat memahami tentang bisnis yang
akan anda lakukan.
Baiklah mari kita mulai saja, Analisa fundamental mengambil
pendekatan berdasarkan berita atau pun rumor yang beredar
di pasar.Seperti kita ketahui bersama, bursa finansial
seperti saham dan pasar uang sangat sensitif dengan
berita yang sedang beredar di market.
Secara garis besar, analisa pada forex trading terdiri
dari dua bagian yaitu analisa
teknikal dan analisa
fundamental. Analisa teknikal mendasarkan analisanya
dengan perhitungan matematis (biasanya mengugnakan data
statistik) dan menggunakan grafik (chart - itu sebabnya
pelaku analisa teknikal biasa disebut chartist) sebagai
senjata utamanya.
Analisa fundamental mengambil pendekatan yang berbeda.
Dasar yang digunakan adalah berita atau pun rumor yang
beredar di pasar.
Seperti kita ketahui bersama, bursa finansial seperti
saham dan pasar uang sangat sensitif dengan berita yang
sedang beredar di market. Demikianlah yang terjadi pada
pasar forex trading. Bahkan dapat dikatakan kini bahwa
yang menggerakan nilai tukar mata uang adalah justru
berita itu sendiri. Dengan kata lain berita adalah penggerak
emosi market yang mengakibatkan berubahnya titik keseimbangan
pada nilai tukar mata uang.
Jika Anda seorang awam, mungkin kita tidak terlalu
peduli dengan kenaikan tingkat suku bunga US misalnya.
Tetapi tidak bagi seorang trader. Kenaikan suku bunga
Bank Sentral oleh The Fed (bank sentralnya US) dapat
berarti menguatnya Dollar Amerika hingga ratusan point
yang berarti disanalah uang dapat diperoleh. Atau sebaliknya,
kerugian dapat terjadi jika tindakan yang diambil tidak
sesuai dengan pasar.
Itu sebabnya news/berita sangat berpengaruh terhadap
portfolio investasi seorang forex trader. Jika Anda
hendak menjadi seorang trader handal, maka kini saatnya
Anda juga mempelajari analisa fundamental.
Contoh kenaikan suku bunga diatas hanyalah salah satu
contoh dari berita fundamental yang biasa di release
tiap-tiap harinya. Nah, mengapa kenaikan suku bunga
bisa berarti penguatan nilai tukar mata uang dan apa
pengaruhnya pada investasi saya, itulah yang harus Anda
pelajari.
Ada alur logis dan hukum-hukum ekonomi yang berlaku
disini (meski kadang tidak 100% berlaku - kenyataanya
analisa fundamental berkaitan bukan saja dengan pemikiran
logis dari kebijakan moneter atau berita yang keluar
tetapi juga bagaimana pasar bereaksi terhadap berita
tersebut alias psikologi pasar).
Sumber, Jenis, dan Faktor Penentu dalam Analisa Fundamental
Berita-berita yang dikeluarkan dapat berupa berbagai
hasil survey, kebijakan moneter sampai bahkan kejadian
yang bersifat insidental seperti terorisme. Informasi
tersebut dapat diperoleh/dikeluarkan melalui:
- Instansi Resmi/Pemerintah
- Media cetak/elektronik (TV, website, koran, dsb)
- Perorangan
Ada lebih dari 50 berita yang dapat mempengaruhi pergerakan
mata uang. Dari ke 50 berita tersebut, efek yang ditimbulkan
cukup jelas yaitu naik atau turun terhadap mata uang
negara yang bersangkutan. Berita fundamental yang bersifat
positif pada negara yang mengeluarkan berarti mata uang
negara yang bersangkutan akan menguat dan sebaliknya
mata uang pasangannya akan melemah.
Sebagai contoh misalnya pada mata uang GBP/USD, jika
pihak US yang menaikkan tingkat suku bunganya (lagi-lagi
saya ambil contoh yaitu suku bunga) maka nilai tukar
Dollar akan menguat terhadap Poundsterling. Dan itu
artinya Pound melemah terhadap Dollar karena berita
yang di release oleh US bersifat positif terhadap mata
uangnya.
Untuk jenis beritanya, ada beberapa jenis berita jika
dilihat dari bidangnya:
- Ekonomi
- Politik
- Keamanan (global, regional, negara)
Penentu dalam melakukan analisa fundamental:
- Kecepatan memperoleh informasi
- Sumber informasi
- Pengolahan informasi & forecasting (ramalan)
Kelebihan dan Kekurangan dari analis fundamental
Kelebihan
- Mudah
- Dapat menentukan harga secara global
- Penentu trend jangka panjang (long term)
- Pada kasus tertentu efektif untuk short term trading
Kekurangan
- Tidak bisa menentukan secara eksak
- Memakan banyak waktu dalam mencari sumber berita
- Subyektif, terlalu banyak asumsi yang dipakai
Hal Terpenting mengenai Analisa Fundamental adalah
sebagai Penggerak Harga! Belum Tentu..
Bicara mengenai berita ekonomi dan bagaimana pasar
bereaksi terhadap berita bukanlah bicara mengenai benar
dan salah atau bicara mengenai logika yang seharusnya
terjadi.
Itu adalah mengenai psikologi pasar. Mengenai psikologi
jutaan orang di dunia ini. Yang perlu Anda pahami adalah
bahwa pasar tidak peduli dengan buku ekonomi yang Anda
baca atau kecenderungan yang ada selama ini. Sebagai
contoh: Kenaikan suku bunga. Dalam pelajaran dan sejarah
yang kita pelajari selama ini, jika suku bunga sebuah
negara mengalami kenaikan maka dengan cepat ini mengakibatkan
mata uang negara yang bersangkutan akan menguat.
Tapi apakah selalu demikian? Jawabannya tidak! Ok,
Mari kita ambil contohnya; Pada saat The Fed menaikan
suku bunga US sebesar 25 bp, tahu apa yang terjadi?
Dollar Amerika malah melemah! Kebanyakan pemula tidak
mengerti mengapa itu bisa terjadi. Pada mulanya saya
pun tidak. Namun ternyata yang terjadi adalah pasar
bereaksi terhadap kenaikan suku bunga kali ini dikarenakan
memang The Fed telah memberikan sinyal beberapa hari
sebelumnya dan kenaikan telah terjadi beberapa kali.
Tapi siapa yang menduga akan demikian ketika berita
tersebut belum muncul?
Nah disinilah letak titik keseimbangan terjadi.
Indikator fundamental memang pemicu pergerakan harga.
Namun tetap saja harga terbentuk ditangan
pembeli dan penjual. Yang diperlukan adalah
mengetahui reaksi pembeli dan penjual mayoritas terhadap
berita yang muncul. Dapat dikatakan sering kali hal
ini menjadi bias dikarenakan memang tidak mudah. Jutaan
pihak ada dalam pertukaran mata uang asing dan memprediksi
mayoritas dari mereka bukanlah pekerjaan yang gampang.
Itu sebabnya para day trader sering kali menjadikan
berita fundamental tidak sebagai penentu keputusan Buy/Sell
mereka tapi lebih sebagai referensi dari apa yang akan
terjadi terhadap harga. Mereka menggunakan analisa teknikal
dalam mengambil sebuah posisi karena sifatnya yang eksak
sehingga menjadi lebih jelas.
Nah sampai disini mungkin telah muncul sebuah wacana
dalam diri Anda. Perihal mana yang lebih baik, saya
rasa tidak ada satupun yang lebih baik antara teknikal
dan fundamental. Namun yang ingin saya tekankan disini
adalah bahwa keduanya tidak dapat berdiri sendiri dan
harus digunakan untuk menutup kelemahan satu sama lain.
Kesemuanya itu tergantung anda, sebagaimana sering
saya katakan bahwa keputusan itu berada ditangan anda
sendiri. Bertrading itu seni dan mempunyai gaya tersendiri
jadi anda dapat mencari gaya trading anda sendiri dengan
sering melakukan latihan. Dan bila anda sudah menemukan
gaya trading yang sering disebut Trading Style maka
pertahankalah, niscaya anda akan mengalami kesuksesan
dalam bisnis forex ini.
Semoga bermanfaat
untuk kita semua ..
Silahkan klik registrasi
bila anda sudah siap! |
|